Kamis, 08 Oktober 2015

Solar Turun Rp 200, Premium Masih tetap.....



Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, ada tiga tema dalam paket kebijakan jilid 3 ini. Pertama, penurunan harga BBM, listrik, dan gas, kedua, perluasan kewirausahaan penerima kredit usaha rakyat (KUR). Ketiga, penyederhanaan izin pertanahan untuk kegiatan investasi.
'Untuk BBM, harga solar turun, sedangkan premium tetap,' ujarnya di Kantor Presiden.
Darmin mengatakan, berdasar kalkulasi Pertamina, harga solar subsidi turun Rp 200 dari Rp 6.900 per liter menjadi Rp 6.700 per liter. Demikian pula solar nonsubsidi yang saat ini dijual di kisaran Rp 8.200 - 8.450 per liter (sesuai wilayah distribusi), juga turun Rp 200 per liter.
'Ini berlaku tiga hari setelah diumumkan (Sabtu, 10 Oktober pukul 00.00),' katanya.
Darmin menyebut, beberapa komoditas energi lain yang selama ini sudah mengikuti mekanisme pasar, sudah turun sejak 1 Oktober 2015 lalu, misalnya avtur atau bahan bakar pesawat untuk penerbangan internasional turun 5,3 persen, avtur untuk domestik turun 1,4 persen, Elpiji 12 kilogram (kg) turun dari Rp 141.000 menjadi Rp 134.000, Pertamax turun dari 9.250 per liter menjadi Rp 9.000 per liter, serta Pertalite dari Rp 8.400 per liter menjadi Rp 8.300 per liter.
'Ini semua bagian dari upaya memberikan insentif bagi industri dan meningkatkan daya beli masyarakat,' ucapnya.
Terkait tidak ikut turunnya harga premium, Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto mengakui jika saat ini harga keekonomiannya masih di atas harga jual Rp 7.400 per liter (Jawa-Madura-Bali/Jamali) dan Rp 7.300 per liter (luar Jamali). 'Jadi saat ini belum bisa diturunkan,' ujarnya.

Rabu, 07 Oktober 2015

Rupiah Menguat...Rp 13.900/USD




        Nilai tukar rupiah antar bank di Jakarta hari ini dibuka menguat di level Rp14.065/USD. Sementara data Yahoo Finance rupiah berada pada level Rp13.996/USD atau lebih baik 208 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.204/USD.

        Sedangkan data Bloomberg dibuka pada level Rp14.180/USD, namun pada pukul 10.00 WIB menguat ke Rp13.969/USD. Posisi tersebut menguat signifikan dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.241/USD.

        Bahkan, rupiah menguat paling tajam di Asia daripada mata uang lainnya yang justru tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Penguatan rupiah juga diiringi oleh penurunan yield dan penguatan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang diprediksidiakibatkan oleh faktor internal.


         Selain itu, penguatan nilai tukar juga didukung oleh rilis deflasi bulan September membuat kepercayaan kepada Indonesia meningkat.

SAINGAN GO-JEK, BAJAJ ONLINE......!





JAKARTA, WB - Usai ramai dengan aplikasi ojek online seperti Go-Jek, GrabBike, Blue-Jek pagi ini kendaraan beroda tiga Bajaj pun resmi menggunakan aplikasi online atau bajaj online.

Ketua DPD Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan mengatakan para pengemudi bajaj dilatih terlebih dulu menggunakan ponsel pintar sebelum beroperasi mencari penumpang.

"Seluruh sopir bajaj berbahan bakar gas itu telah bergabung dengan aplikasi tersebut. Sekitar 7.000-an armada akan masuk dalam aplikasi bajaj online ini," ujarnya beberapa waktu lalu.

"Pemberian ponsel pintar ini melalui masing-masing pengusaha angkutan lingkungan tersebut. Kalau pengemudi bajaj sudah memilik HP Android, maka tinggal langsung mengunduh aplikasi Bajaj Online, dan bisa segera mengikuti pelatihan saja,” imbuh dia.

Terlihat pagi ini puluhan bajaj BBG konvoi melintasi kawasan Simprug Jakarta Selatan. Kendaraan yang dominan berwarna biru tersebut dikawal polisi voorijder. Rupanya hal tersebut bagian dari peluncuran yang dilakukan Organda DKI.

Angkutan bajaj ini tidak hanya mengangkut penumpang saja, tapi juga dapat menyanggupi permintaan angkut dan antar barang. Sebab, memiliki kabin daripada sepeda motor.

Sementara untuk tarif,  pihaknya memastikan akan menggunakan pembayaran per kilometer seperti taksi, namun dengan harga jauh lebih murah.

"Untuk keuntungan bajaj App 100% untuk sopir bajaj,"

Aneh tapi nyata....Hewan kerbau berkepala Buaya....!



Tak hanya menghebohkan masyarakat setempat, foto-foto penampakan hewan aneh itu juga menjadi perbincangan netizen yang melihatnya.
Secara sekilas, hewan misterius itu bersisik, serta punya permukaan kulit kepala yang kasar menyerupai reptil. Namun, jika diamati secara lebih dekat, badan dan kaki hewan itu terlihat seperti mamalia.
Menurut keterangan situs lokal Rath, makhluk aneh tersebut memang terlahir sebagai kerbau namun memiliki fisik yang abnormal. Mereka menjelaskan bahwa binatang itu mati sesaat setelah dilahirkan.
"Ini sangat mengejutkan dan diyakini akan membawa keberuntungan bagi keluarga dan desa setempat," 
Benarkah... 7 Oktober 2015, akan Kiamat...





              Menurut organisasi Kristen bermarkas di Philadelphia, Amerika Serikat bernama The eBible Fellowship, hari ini Rabu 7 Oktober dunia akan kiamat.

Organisasi itu sebelumnya sudah memprediksi dunia akan berakhir pada 21 Mei 2011. Namun terbukti prediksi itu salah dan kali ini organisasi itu yakin perkiraan mereka benar.

"Menurut apa yang diungkap Alkitab, 7 Oktober akan menjadi hari ketika Tuhan bersabda: dunia akan berakhir," ujar Chirs McCann, pemimpin dan pendiri organisasi itu, seperti dilansir koran the Guardian,
McCann juga menuturkan menurut interpretasi dari Alkitab dunia akan musnah karena api.

Sebelumnya sejumlah kalangan sejenis mengatakan peristiwa gerhana bulan darah pada 27 September lalu adalah akhir dari dunia. Beberapa pemuka agama tertentu menyatakan gerhana bulan darah akan memicu sejumlah kejadian yang bisa menyebabkan planet kita hancur.

"Tuhan menghancurkan bumi pertama dengan air, lewat banjir besar zaman Nabi Nuh. Lalu Dia mengatakan tidak akan melakukan itu lagi dengan air. Tapi Dia mengatakan dalam Surat Petrus akan menghancurkan bumi dengan api," kata McCann.


Tanggal 7 Oktober ini, kata McCann didapat dari 1.600 hari setelah prediksi 21 Mei 2011 itu meleset. Paling tidak demikian yang diyakini organisasinya.